Tulungagung, jurnalmataraman.com – Perayaan malam tahun baru imlek di klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung, berlangsung khidmat sekaligus semarak. Ratusan umat datang sejak sore hari, untuk mengikuti sembahyang lepas tahun dan menyambut pergantian tahun baru imlek. Malam tahun baru kali ini, juga dimeriahkan penampilan barongsai di klenteng.
Suasana klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung, mulai dipadati umat sejak senin sore. Sekitar pukul 16.00 wib umat melaksanakan sembahyang lepas tahun, sebagai penutup rangkaian ibadah di tahun sebelumnya. Ritual ini menjadi momen refleksi dan ungkapan syukur, sebelum memasuki tahun yang baru.
Pada malam hari perayaan dilanjutkan dengan atraksi barongsai, di ruang depan klenteng Dua barongsai tampil dengan gerakan yang tidak hanya atraktif, namun juga sarat makna spiritual. Sebelum pertunjukan dimulai para pemain terlebih dahulu, memberikan penghormatan di area altar, sebagai bentuk etika dan penghargaan terhadap tempat ibadah.
Puncak perayaan digelar tepat pukul 00.00 Wib, dengan sembahyang buka tahun baru imlek. Bioma klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung, Tjio Jing Jing, menyampaikan , ” Umat memanjatkan doa dan harapan, agar di tahun yang baru mendapatkan kelancaran rezeki, usaha yang maju, kesehatan, serta umur panjang”. Antusiasme masyarakat terlihat, dari kehadiran ratusan umat yang memadati area klenteng sejak sore hari.
Sal satu pemain barongsai, Abdurahman Fauzi mengatakan, ” Tim barongsai klenteng Tjoe Tik Kiong yang beranggotakan sekitar 10 hingga 12 orang, turut memeriahkan perayaan tahun ini. mereka menyebut pertunjukan di dalam klenteng, memiliki nuansa lebih sakral dibandingkan penampilan di luar ruang ibadah “.
Menariknya, tim ini terbuka untuk semua kalangan tanpa memandang latar belakang agama maupun etnis, Sehingga perayaan imlek di Tulungagung menjadi simbol kerukunan dan kebersamaan antar warga.
(Editor : Saldi)



