Blitar, jurnalmataraman.com – Seekor sapi jenis limusin milik seorang peternak di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah resmi dibeli Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk hewan kurban. Sapi seberat 970 kilogram itu dihargai sebesar Rp125 juta.
Sapi yang diberi nama Jihad tersebut adalah milik Mansur, warga Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Sapi jantan itu merupakan hasil peranakan indukan lokal yang dipeliharanya sejak lahir. Mansur selama ini merawat Jihad secara intensif di kandang sederhana di belakang rumahnya. Ia rutin memberi pakan berupa rumput segar dan jerami kering, serta menjaga kebersihan kandang agar kesehatan hewan ternaknya tetap terjaga.
“Sejak Jihad lahir, saya memang sudah punya niat. Kalau suatu saat dijual, uangnya ingin saya gunakan untuk memberangkatkan haji ibu kandung dan ibu mertua saya,” ujar Mansur saat ditemui di kandangnya.
Keinginan itu kini terwujud. Berkat penjualan sapi tersebut kepada Presiden Prabowo, Mansur bisa melunasi biaya haji untuk ibunya dan mertuanya. Uang hasil penjualan ini menjadi berkah tersendiri menjelang Hari Raya Iduladha.
“Saya sangat bersyukur dan terharu. Ini rezeki yang luar biasa,” ungkap Juwariyah, ibu mertua Mansur, dengan mata berkaca-kaca.
Sapi Jihad rencananya akan disembelih di Masjid Raya Wlingi, Kabupaten Blitar, usai pelaksanaan Salat Iduladha. Presiden Prabowo Subianto sendiri memilih untuk berkurban di Blitar sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat daerah.
Sapi limusin berumur empat tahun ini bukan hanya menjadi simbol keberhasilan peternak lokal, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kerja keras dan niat baik dapat berbuah berkah besar. Kini, Jihad bukan sekadar sapi, melainkan saksi bisu dari sebuah cita-cita suci yang akhirnya tercapai.
(Editor : Dimas & Trias M.A)



