Bertempat di Auditorium Bhineka Universitas Bhineka Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tulungagung menggelar sosialisasi pencegahan premanisme yang diikuti perwakilan tokoh agama, pemuda, dan masyarakat dari 19 kecamatan. Kegiatan ini menjadi upaya bersama untuk memperkuat keamanan dan ketertiban sosial di wilayah Tulungagung.
Kepala Bakesbangpol Tulungagung Agus Prijanto Utomo dalam penyampaiannya menegaskan bahwa premanisme hingga kini masih menjadi salah satu bentuk gangguan keamanan yang dapat muncul di berbagai lapisan masyarakat. Menurutnya, pemberantasan premanisme tidak bisa hanya bergantung pada aparat keamanan melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kondusifitas lingkungan.
Sementara itu, Kabid Organisasi dan Ormas Bakesbangpol Tulungagung Budi Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini digelar untuk mengantisipasi potensi aksi premanisme di masing-masing wilayah. Berdasarkan laporan dari Polres Tulungagung hingga kini indikasi pergerakan premanisme masih ditemukan di lapangan.
Budi menambahkan situasi keamanan di Tulungagung secara umum masih cukup kondusif. Namun demikian beberapa oknum dari kalangan media, LSM maupun organisasi masyarakat diduga pernah melakukan tindakan yang mengarah pada praktik premanisme terhadap perangkat desa maupun kepala sekolah. Meskipun demikian hingga saat ini belum ada laporan resmi yang disampaikan ke pihak kepolisian.

Sosialisasi berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta dari berbagai kecamatan terlihat antusias dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada narasumber menunjukkan kepedulian mereka terhadap upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
( Editor: Taflian & Wahyu Adi )



