Trenggalek, jurnalmataraman.com – Persiga Trenggalek U17 mengawali perjuangannya di Grup N Piala Soeratin U17 Zona Jawa Timur 2026 dengan hasil manis. Tampil di hadapan ratusan suporter setianya di Stadion Menak Sopal, Trenggalek, pada 19 Agustus 2026, tim tuan rumah sukses menundukkan Blitar Poetra dengan skor tipis 1-0.
Bertanding di kandang sendiri, Persiga langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Dominasi mereka terlihat dari banyaknya peluang yang tercipta di sepanjang babak pertama. Namun, penyelesaian akhir yang masih tumpul membuat paruh pertama harus ditutup dengan skor kacamata.
Memasuki babak kedua, petaka justru menghampiri kubu tuan rumah. Pada menit ke-63, Ahmad Doni Alvaro diusir keluar lapangan setelah diganjar kartu merah. Ia dinilai sebagai orang terakhir di lini pertahanan yang terpaksa melakukan pelanggaran demi menghentikan pergerakan penyerang Blitar Poetra.
Kalah jumlah pemain rupanya tidak membuat daya gedor anak-anak Trenggalek mengendur. Usaha pantang menyerah mereka akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-71. Berawal dari umpan silang terukur dari sisi kiri penyerangan, Revin Dwi Ramadanu sukses mengonversinya menjadi gol penentu kemenangan. Keunggulan satu gol ini berhasil dipertahankan dengan solid hingga peluit panjang dibunyikan.
Ketua Umum Persiga Trenggalek Ayub Nualak menyambut baik kemenangan di laga pembuka ini sebagai modal positif bagi tim. “Para pemain sebenarnya mampu mendominasi pertandingan dan menciptakan banyak peluang. Namun, memang belum maksimal dalam penyelesaian akhir,” ungkapnya. Menatap laga selanjutnya melawan Perspa Pacitan, Ayub optimistis skuadnya bisa kembali meraup poin penuh.
Di sisi lain, Pelatih Persiga U17 Bima Wahyu Romadhoni menilai hasil pertandingan belum sepenuhnya memuaskan karena banyak peluang emas yang terbuang. Ia juga menyoroti kelengahan anak asuhnya saat terlalu asyik menekan lawan. “Konsentrasi pemain sempat menurun ketika terlalu fokus menyerang. Kondisi ini membuka celah di lini belakang hingga akhirnya berujung kartu merah,” jelas Bima.
Menjelang laga kedua, Bima menegaskan bahwa urusan finishing dan konsentrasi pertahanan akan menjadi menu evaluasi utama. Tim pelatih juga tengah meracik strategi dan menyiapkan opsi pemain pengganti guna menambal lubang yang ditinggalkan akibat sanksi kartu merah tersebut.
Sebagai informasi, Grup N Piala Soeratin U17 Zona Jawa Timur 2026 dihuni oleh empat tim, yakni Persiga Trenggalek, PSBR Kota Blitar, Perspa Pacitan, dan Blitar Poetra. Pada jadwal pertandingan berikutnya, Persiga akan langsung diuji oleh kekuatan Perspa Pacitan.
(Editor: Trias / Atha)





