Blitar, jurnalmataraman.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, berlangsung meriah dan penuh warna. Warga dari berbagai lintas generasi dan profesi, mulai dari petani hingga pelajar, mengikuti upacara bendera pada Senin (17/8) dengan kompak mengenakan pakaian adat Nusantara. Prosesi pengibaran sang saka merah putih tersebut berjalan sangat khidmat. Menariknya, seluruh petugas upacara murni melibatkan warga desa setempat yang telah giat berlatih selama berhari-hari demi menyukseskan momen sakral tahunan ini. Kepala Desa Ngoran Imam Saiful turun langsung memimpin jalannya upacara. Kehadirannya di lokasi acara cukup menyita perhatian publik lantaran ia datang dengan menaiki mobil operasional koperasi desa bernuansa merah putih.
Selain menjadi wadah untuk mengenang jasa para pahlawan, perayaan agustusan ini juga menjadi panggung unjuk potensi bagi generasi penerus. Hal itu dibuktikan dengan penampilan apik dan kompak dari para pelajar sekolah dasar (SD) setempat yang menghibur peserta upacara lewat atraksi drumband. Dalam amanatnya, Imam Saiful tak lupa menyisipkan pesan penting terkait persatuan dan kesatuan. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial yang rentan memicu gesekan, ia mengajak seluruh warganya untuk terus menjaga kerukunan dan semangat kekeluargaan.
“Upacara bendera ini merupakan agenda rutin setiap tahun untuk mengenang dan meneladani semangat pahlawan kemerdekaan,” tutur Imam. Sebelum puncak upacara digelar, kebersamaan masyarakat Desa Ngoran juga telah terjalin erat. Mereka sebelumnya sukses menyemarakkan bulan kemerdekaan dengan menggelar tradisi malam tirakatan hingga berbagai ajang perlombaan antarwarga.
(Editor: Trias / Dhamar)





