Trenggalek, jurnalmataran.com – Jajaran DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Tahun 2026. Sejumlah poin krusial terkait arah pembangunan menjadi fokus utama daerah, mulai dari kebangkitan roda ekonomi, ketahanan pangan, hingga eskalasi kualitas pendidikan dan kesehatan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Trenggalek Stefanus Triadi Atmono menuturkan, poin penting dari amanat presiden menaruh penekanan kuat pada intervensi dan kehadiran negara. Hal tersebut tak lain bertujuan untuk mendongkrak taraf kesejahteraan masyarakat secara merata di berbagai lini kehidupan.
“Arahan tersebut menunjukkan komitmen dan upaya nyata pemerintah untuk memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Stefanus Triadi Atmono.
Guna menyelaraskan visi pusat dan daerah, sejumlah sektor strategis kini menjadi sorotan utama Pemkab Trenggalek. Fokus penguatan tersebut meliputi perbaikan sistem perekonomian, penataan regulasi dan perizinan yang lebih ramah investasi, serta pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan. Sektor krusial lainnya yang ditingkatkan adalah pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional. Triadi memaparkan, eksekusi program pertanian di wilayah Trenggalek saat ini terus menunjukkan tren dan perkembangan yang positif. Salah satu indikator keberhasilannya terlihat dari produktivitas hasil panen petani lokal yang dinilai semakin melimpah dan berkualitas.
Sementara itu, akselerasi di sektor pendidikan dan kesehatan juga tidak luput dari prioritas pembangunan. Langkah nyata pemerintah daerah didorong melalui program rehabilitasi dan perbaikan sarana prasarana fisik sekolah di sejumlah titik. Manuver tersebut turut ditopang dengan kehadiran program pendidikan inklusif seperti Sekolah Rakyat. Seluruh inisiatif ini bermuara pada satu tujuan, yakni sebagai bentuk investasi jangka panjang untuk membangun postur SDM daerah yang lebih tangguh, unggul, dan berdaya saing.
(Editor: Trias / Dhamar)





