Blitar, jurnalmataraman.com – Antusiasme warga Kota Blitar untuk berdagang di Pasar Takjil Ramadan 2026 sangat tinggi. Sebanyak 385 warga rela mengantre dan berdesak-desakan demi mendaftar stan Pasar Takjil Ramadan yang digelar di Jalan Kenanga, Kota Blitar.
Sejak pagi hari, Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar sudah dipadati pendaftar. Bahkan, sebagian warga mengaku telah datang sejak pukul 06.00 WIB untuk mendapatkan kesempatan berjualan selama bulan Ramadan.
Namun, dari total 385 pendaftar tersebut, Disperindag Kota Blitar hanya menyediakan 150 stan. Usai mengisi berkas pendaftaran, para calon pedagang langsung mengikuti proses pengundian secara terbuka untuk menentukan siapa yang berhak menempati stan.
Hasilnya, tidak sedikit pendaftar yang harus gigit jari. Salah satunya Bambang, pedagang es yang sudah datang sejak pukul 07.00 WIB. Ia mengaku kecewa karena tidak terpilih dalam undian stan Pasar Takjil Ramadan tahun ini.
Kepala Bidang Industri dan Perdagangan Disperindag Kota Blitar, Parminto, menjelaskan bahwa keterbatasan lokasi membuat jumlah stan yang disediakan belum bisa mengakomodasi seluruh pendaftar.
Pasar Takjil Ramadan Kota Blitar dijadwalkan mulai beroperasi sejak awal bulan puasa. Pemerintah Kota Blitar telah menyiapkan tiga lokasi, yakni halaman Pasar Templek, halaman Pasar Legi, serta Jalan Kenanga sebagai pusat kegiatan Pasar Takjil Ramadan tahun 2026.
(Editor : Saldi)



