Tulungagung, Jurnalmataraman.com – Tiga orang pekerja bangunan di Tulungagung, terjatuh dari ketinggian enam meter saat memasang plafon di salah satu rumah warga. Akibatnya, satu korban meninggal dunia, dan dua lainnya luka.
Kecelakaan kerja ini terjadi di rumah milik Gunawan di Desa Kepuh Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung, pada selasa pagi. Saat itu para pekerja memasang plafon dengan tangga penyangga dari rangkaian besi dan bambu.
Saat ketiganya sedang konsentrasi bekerja, pijakan kaki pekerja tiba-tiba patah. Para pekerja langsung terjun bebas dari ketinggian enam meter.

Akibatnya, salah satu korban atas nama Abdul Manan meninggal dunia karena mengalami luka berat di bagian kepala. Sementara, dua korban lain Ardi dan Mustofa, mengalami patah tulang.
Kapolsek boyolangu AKP Retno Pujiarsih mengatakan, “Dari hasil olah tkp, kecelakaan ini diduga terjadi karena pekerja kurang perhitungan saat memasang tiang penyangga. Sehingga konstruksi yang terpasang tidak mampu menahan beban berat”.
Keterangan saksi, sesaat setelah terjatuh, korban meninggal masih mengeluarkan suara dan langsung dibawa ke rumah sakit oleh pemilik rumah. Namun sesampai di rumah sakit, korban akhirnya meninggal dunia.
(Editor : Agus Bondan & Wahyu Adi)

