Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dua Petinggi PBNU Sowan ke Pondok Pesantren Lirboyo

by Beny Kurniawan
27 November 2025 | 14:05
Reading Time: 2 mins read
0

Kediri, jurnalmataraman.com – Dinamika yang tengah terjadi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam beberapa waktu terakhir menyita perhatian para masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Sejumlah tokoh penting PBNU datang secara bergiliran untuk sowan dan meminta nasihat kepada para pengasuh pesantren besar tersebut.

Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH Oing Abdul Muid Shoib atau Gus Muid, menjelaskan bahwa pada Rabu kemarin Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf bersama Bendahara Umum PBNU Gus Gudfan terlebih dahulu berkunjung ke kediaman KH Anwar Manshur dan KH Abdullah Kafabihi Mahrus. Kedatangan mereka bertujuan meminta doa restu serta menyampaikan perkembangan situasi di internal PBNU.

Sementara pada Kamis ini, giliran Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf didampingi KH Amin Said Husni yang sowan ke Lirboyo. Dalam pertemuan tersebut, keduanya memohon doa para masyayikh agar persoalan yang tengah dihadapi PBNU segera mendapatkan titik terang serta menemukan penyelesaian terbaik bagi organisasi.

Menurut Gus Muid, para petinggi PBNU juga meminta bimbingan para kiai untuk meredakan ketegangan yang muncul dan menjaga keteduhan di lingkungan organisasi. Lirboyo, sebagai salah satu pesantren besar rujukan para nahdliyin, diharapkan memberi arahan moral dalam menghadapi situasi tersebut.

Menanggapi dinamika yang berkembang, para masyayikh Lirboyo mengeluarkan imbauan kepada seluruh alumni Lirboyo yang saat ini mengemban amanah sebagai pengurus NU di berbagai tingkatan. Mereka diminta untuk tetap netral, tidak berpihak pada kelompok mana pun, serta tidak ikut-ikutan dalam perbincangan maupun perdebatan yang berpotensi memecah belah.

Alumni juga diminta tetap fokus menjalankan tugas, program kerja, dan pelayanan umat sesuai amanah masing-masing.

“Yang terpenting adalah menjaga keteduhan dan memastikan organisasi berjalan sesuai khittahnya,” ujar Gus Muid.

( Editor : Denis & Wahyu Adi )

Bagikan di Media Sosial
Tags: info kediriNahdlatul Ulamapbnupondok pesantrenPondok Pesantren Lirboyo
ShareTweetShare
Next Post

Persik Kediri dan Ong Kim Swee Sepakat Akhiri Kerja Sama

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .