Tulungagung,Jurnalmataraman.com – Ratusan peternak domba di seluruh wilayah indonesia, ambil bagian di kontes domba tingkat nasional di kabupaten Tulungagung. Kontes domba ini guna memperebutkan piala menteri imigrasi dan pemasyarakatan. kontes ini, merupakan salah satu wacana yang disampaikan kepada masyarakat, bahwa pemasyarakatan dapat guyub bersama dengan masyarakat untuk hal yang positif dan produktif.
Sebanyak 150 peternak domba di berbagai wilayah di indonesia, ambil bagian di kontes domba tingkat nasional perebutkan piala menteri imigrasi dan pemasyarakatan, di gor mandala krida tulungagung, hari Minggu 23 November 2025 kemarin. Dalam kontes tersebut, para peternak tampilkan domba-domba unggulan dari hasil peternakannya,untuk menjadi yang terbaik dari salah satu kategori yang dilombakan.
Menurut dirjen pemasyarakatan kementerian imigrasi dan pemasyarakatan, Irjen Pol Mashudi, kontes domba berskala nasional ini, merupakan salah satu wacana yang disampaikan kepada masyarakat, “Dengan kontes ini, menunjukkan bahwa pemasyarakatan dapat guyub bersama masyarakat luas dan lebih produktif”
Sementara Kepala lembaga pemasyarakatan kelas 2-b Tulungagung / Ma’ruf Prasetyo Hadianto mengatakan ” kegiatan dalam rangka HUT ke-1 kementerian imipas ini, diikuti ratusan peternak domba di seluruh indonesia, diantaranya dari Purbalingga, Brebes ,Yogyakarta, Jember, Blitar, Kediri dan Tulungagung sendiri . Mereka mengikuti 4 kategori domba, remaja jantan – betina ,yakni cross texel, cross dorper,dorper full blood ,dan timbang bobot atau extreme.

Sementara itu, menurut juri kontes domba nasional ini Martinus Alexandria mengatakan ” Bahwa domba merupakan hewan ternak yang di ambil dagingnya, sehingga penilaiannya meliputi bentuk kepala, telinga, dada, postur tubuh, kaki ,paha, dan kesehatan domba”.
Dari seluruh ketegori yang dilombakan / salah satu yang menarik perhatian adalah kategori extreme. Di kategori ini, domba bernama baladewa dari el farm blitar, menjadi yang terberat dengan bobot 149 kilogram.
(Editor : Wahyu Adi)



