Trenggalek, jurnalmataraman.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-80, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar operasi pasar murah yang ditujukan bagi masyarakat umum maupun Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah daerah dalam menyediakan kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga pasar.
Operasi pasar murah tersebut menyediakan sejumlah komoditas penting antara lain beras SPHP, beras premium, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, tepung, gula, serta minyak goreng kemasan “Minyak Kita”. Sebanyak 200 paket sembako disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang hadir.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat menekan laju inflasi serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok khususnya menjelang akhir tahun ketika permintaan pasar biasanya meningkat.

Sekretaris Daerah Trenggalek Edy Soepriyanto, menyampaikan bahwa operasi pasar murah merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat. Ia menegaskan bahwa penyediaan sembako murah diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan.
Senada dengan itu. Kepala Diskomindag Trenggalek, Saniran, menjelaskan bahwa operasi pasar rutin digelar sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kenaikan harga komoditas. Menurutnya, pemerintah terus memantau dinamika harga di pasar tradisional untuk memastikan stabilitas tetap terjaga.
Menjelang penghujung tahun. Pemkab Trenggalek juga akan melakukan pemantauan harga komoditas secara berkala. Apabila ditemukan adanya lonjakan harga, pemerintah akan segera melakukan intervensi agar harga tetap terkendali dan tidak membebani masyarakat.
(Editor: Lusia & Wahyu Adi)



