Kediri, jurnalmataraman.com – Dinas Kesehatan Kota Kediri melakukan pengasapan atau fogging di sejumlah titik, salah satunya di kawasan Taman Hutan Joyoboyo. Upaya ini dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menekan jumlah populasi nyamuk, terutama pada musim hujan yang rentan meningkatkan perkembangbiakan.

Petugas Dinas Kesehatan terlihat menyusuri area taman untuk memberikan pengasapan pada titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Pengasapan dilakukan setelah dinas menerima keluhan dari masyarakat mengenai meningkatnya keberadaan nyamuk di lingkungan sekitar.
Menurut petugas, musim hujan menyebabkan banyak genangan air yang dapat menjadi tempat ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak dengan cepat. Karena itu tindakan pengasapan dilakukan guna meminimalkan risiko penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.
Selain melakukan fogging, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat diminta menghindari adanya genangan air, membersihkan saluran, serta rutin memeriksa wadah-wadah yang berpotensi menjadi tempat bertelurnya nyamuk.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri Hendik Supriyanto, menyampaikan bahwa pada November ini telah ditemukan satu kasus demam berdarah (DBD) di Kota Kediri. Ia memprediksi jumlah kasus berpotensi meningkat seiring berjalannya musim hujan.
Dinas Kesehatan mengimbau warga untuk tetap waspada dan melakukan langkah pencegahan mandiri, termasuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjalankan program 3M Plus untuk mengurangi risiko penyebaran DBD.
(Editor : April & Wahyu Adi )



