Blitar, jurnalmataraman.com – Menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang diperkirakan terjadi hingga Januari 2026 mendatang ratusan personel gabungan dari Polres Blitar Kota, Kodim 0808 Blitar serta Pemerintah Kota Blitar menggelar apel kesiapsiagaan di Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar, Rabu pagi (6/11).
Sebanyak 370 personel dari unsur kepolisian, TNI dan aparatur pemerintah daerah turut mengikuti apel tersebut. Kegiatan juga diisi dengan pengecekan berbagai perlengkapan serta sarana pendukung penanganan bencana, seperti kendaraan operasional, perahu karet dan alat evakuasi lainnya.

Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly, mengatakan apel ini menjadi bentuk kesiapan aparat keamanan bersama pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat perubahan cuaca ekstrem.
“Polri bersama TNI dan Pemerintah Kota Blitar akan terus berkoordinasi serta berkolaborasi dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Berdasarkan prediksi BMKG, intensitas hujan tinggi akan terjadi mulai November 2025 hingga Januari 2026,” ujar AKBP Titus.

Dijelaskan pula, seluruh perlengkapan dan sarana yang telah disiapkan berada dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Langkah ini merupakan upaya preventif agar penanganan bencana di wilayah Kota Blitar dapat berjalan cepat, terkoordinasi, dan efektif.
Apel kesiapsiagaan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam melindungi masyarakat dari dampak potensi bencana alam yang mungkin terjadi selama musim penghujan.
( Editor : Daniel & Wahyu Adi )



