Kediri, jurnalmataraman.com – Persik Kediri dipastikan akan menggunakan Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, sebagai kandang sementara dalam laga lanjutan pekan ke-12 Super League menghadapi Persebaya Surabaya. Kepastian tersebut tertuang dalam surat edaran (circular) terbaru dari operator kompetisi Super League yang ditandatangani Direktur Kompetisi ILeague, Asep Saputra.

Awalnya, pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Namun, karena rekomendasi keamanan dari pihak kepolisian setempat tidak terbit, manajemen Persik Kediri harus mencari alternatif stadion lain. Setelah melalui berbagai pertimbangan, Gelora Joko Samudro kembali dipilih sebagai venue pengganti.
“Karena tidak mendapatkan izin keamanan dari pihak kepolisian Polres Kediri Kota, maka dengan sangat terpaksa Persik Kediri harus bermain di luar Stadion Brawijaya Kota Kediri,” ujar Tri Widodo, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Jumat (31/10/2025).
Menurutnya, keputusan pemindahan ini merupakan langkah realistis agar pertandingan tetap bisa digelar sesuai jadwal. “Sebenarnya sangat disayangkan, mengingat Persik Kediri saat ini tengah membutuhkan dukungan penuh suporter Persikmania untuk mengangkat motivasi pemain dan pelatih, sekaligus memperoleh poin maksimal saat menghadapi Persebaya Surabaya,” imbuhnya.
Adapun jadwal pertandingan tidak mengalami perubahan waktu. Laga Persik Kediri kontra Persebaya Surabaya tetap akan digelar pada Jumat, 7 November 2025, pukul 19.00 WIB, dengan penyesuaian hanya pada lokasi pertandingan.

Sebelumnya, berdasarkan hasil rapat koordinasi risk assessment yang digelar di Rupatama Polres Kediri Kota pada Rabu (29/10/2025), pertandingan tersebut tidak mendapat rekomendasi keamanan untuk digelar di Stadion Brawijaya. Hasil penilaian menunjukkan tingkat kelayakan stadion hanya mencapai 42,8 persen, di bawah ambang batas minimal 60 persen yang dipersyaratkan untuk penyelenggaraan pertandingan kompetisi liga.
Dengan keputusan ini, Persik Kediri kembali harus meninggalkan markasnya sendiri dan berlaga di luar kota, sembari berharap dukungan moral dari suporter tetap mengalir meski pertandingan berlangsung di Gresik.
(Editor : Wahyu Adi)



