Kediri, jurnalmataraman.com – Kecelakaan maut melibatkan Bus Harapan Jaya yang menabrak dua sepeda motor terjadi di Jalan Pahlawan Desa Rejoagung Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung, Jumat (31/10). Akibat kejadian tersebut, dua pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi, sementara satu pengendara lainnya mengalami luka berat dan dirawat intensif di rumah sakit.
Peristiwa tragis yang terekam oleh kamera CCTV ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, di depan SPBU Rejoagung Tulungagung. Bus Harapan Jaya yang bernomor polisi AG 7762 US tersebut dikemudikan oleh Rizky Angga Saputra (29) warga Kota Malang, melaju dari arah selatan menuju utara. Tanpa diduga bus tiba-tiba oleng dan kehilangan kendali. Bagian belakang bus menabrak dua sepeda motor yang sedang berhenti di tengah jalan dan hendak berbelok menuju SPBU.
Kecelakaan tersebut melibatkan dua sepeda motor: Honda Supra X warna hitam dengan nomor polisi AG 3984 UM dan Honda Vario 125 warna putih dengan nomor polisi S 2192 QF. Dua pengendara sepeda motor, Faizatul Magfiroh (22) warga Desa Sumberjo, Kecamatan Jombang dan Zahrotun Masudah (23) yang mengendarai motor Honda Vario putih, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, Andri Yoga Pratama (24), pengendara Honda Supra X yang berasal dari Nganjuk, mengalami luka berat dan kini dirawat intensif di RSUD Dr Iskak Tulungagung.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menduga bahwa bus tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali. Berdasarkan rekaman CCTV, bus yang dikemudikan Rizky Angga Saputra melaju dengan cepat dari arah selatan, tiba-tiba oleng dan menabrak sepeda motor yang berhenti di tengah jalan. Salah satu motor terpental akibat benturan keras, sementara bus tersebut terus berputar dan akhirnya menabrak rumah warga di pinggir jalan.

Ipda Gerry Permana, Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung yang memimpin proses olah TKP menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut mengenai penyebab pasti kecelakaan tersebut. Jenazah kedua korban yang meninggal dunia saat ini masih berada di Instalasi Forensik RSUD Dr Iskak Tulungagung untuk proses identifikasi dan akan diserahkan kepada pihak keluarga.
Kecelakaan ini menjadi perhatian masyarakat Tulungagung, mengingat kecepatan kendaraan yang tidak terkendali dan kondisi jalan yang cukup padat pada siang hari. Polisi mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama.
(Editor : Alfian & Wahyu Adi)



