Blitar, jurnalmataraman.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah utara Kabupaten Blitar, Senin Sore (27/10), menyebabkan sebatang pohon sengon berdiameter sekitar 20 meter tumbang dan menimpa sebuah rumah warga di Desa Modangan, Kecamatan Nglegok. Akibat kejadian tersebut, rumah milik Busono (56) mengalami kerusakan parah hampir di seluruh bagian bangunan.

Kapolsek Nglegok, AKP Murdianto membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan pohon besar yang tumbuh di sekitar rumah warga tumbang dan menimpa bangunan di bawahnya. “Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Blitar, pemerintah desa setempat, serta PLN untuk melakukan evakuasi dan memastikan kondisi lingkungan aman, termasuk memadamkan aliran listrik agar tidak menimbulkan bahaya lanjutan,” jelasnya.
Sementara itu pemilik rumah, Busono menceritakan detik-detik kejadian tersebut. Saat hujan deras turun, ia sedang beristirahat sambil menonton televisi. Tak lama kemudian, ia berpindah ke bagian belakang rumah. “Tiba-tiba terdengar suara gemuruh sangat keras. Begitu saya lihat, atap bagian tengah rumah sudah ambruk tertimpa pohon,” ungkapnya dengan nada masih terkejut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Warga sekitar bersama aparat kepolisian dan petugas BPBD bergotong royong membantu membersihkan reruntuhan pohon serta memperbaiki bagian rumah yang rusak.
Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kabupaten Blitar juga dilaporkan menyebabkan sejumlah kerusakan di beberapa desa lain, seperti Penataran, Kemloko, dan sekitarnya. Pemerintah daerah mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
( Editor : Pandu & Wahyu Adi )



