Blitar, jurnalmataraman.com – Berawal dari hobi, seorang warga Kabupaten Blitar berhasil mengubah kecintaannya terhadap ayam petarung menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Ia mampu meraup omzet hingga puluhan juta rupiah setiap bulan dari hasil budidaya ayam aduan.
Adalah Sunaryo, warga Dusun Sukorejo, Desa Ringin Anom, Kecamatan Udanawu, yang sukses membudidayakan ayam petarung sejak belasan tahun lalu. Awalnya ia hanya memelihara lima ekor ayam. Namun, karena peminat ayam aduan cukup banyak, usahanya berkembang pesat hingga kini memiliki ratusan ekor ayam.
Harga ayam aduan hasil budidaya Sunaryo bervariasi, mulai dari Rp. 1 juta hingga Rp. 5 juta per ekor. Bahkan, ada ayam tertentu yang bisa terjual hingga puluhan juta rupiah, tergantung kualitas, bobot, dan keturunan.

Menurut Sunaryo, pelanggannya datang dari berbagai daerah, seperti Kediri, Jombang, Malang, Surabaya, Jember, dan Banyuwangi. Bahkan, tidak sedikit pembeli berasal dari Bali. Dalam sebulan, rata-rata ia mampu menjual lima hingga enam ekor ayam.
“Ke depan saya berencana menambah jumlah kandang serta melakukan pengelolaan dan pemasaran secara modern, karena peluang usaha ayam aduan masih cerah dan menjanjikan,” ujarnya.
(Editor : Wahyu Adi)



