Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Santri di Jombang Gelar Doa Bersama untuk Korban Robohnya Ponpes Al Khoziny

by redaksi jurnal mataraman
3 Oktober 2025 | 14:15
Reading Time: 2 mins read
0
Santri di Jombang Gelar Doa Bersama untuk Korban Robohnya Ponpes Al Khoziny

Jombang, jurnalmataraman.com – Puluhan santri dari sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Jombang menggelar aksi doa bersama dan sholat ghaib sebagai bentuk keprihatinan atas insiden robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Mereka mendoakan agar para korban segera ditemukan dan proses evakuasi diberi kemudahan.

Di Pondok Pesantren At Tahdzib, Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, para santri berkumpul di masjid untuk melaksanakan sholat ghaib dan doa bersama. KH Ahmad Masruh, pengasuh ponpes tersebut, menyampaikan bahwa peristiwa di Al Khoziny menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pesantren agar lebih berhati-hati dalam melakukan pembangunan.

“Kami turut berduka cita dan berharap seluruh korban segera ditemukan. Peristiwa ini menjadi peringatan agar pembangunan pesantren lebih memperhatikan kualitas bangunan dan tenaga ahlinya,” ujarnya. Ia menegaskan, pihaknya tidak merencanakan pembangunan bertingkat lebih dari dua lantai, mengingat lahan yang dimiliki masih mencukupi.

Kegiatan serupa juga digelar di Pondok Pesantren Tambakberas Jombang. Para santri dengan khusyuk melaksanakan sholat ghaib dan doa keselamatan di dalam mushola pesantren. Gus Farid Al Farisi, salah satu pengasuh, menuturkan bahwa insiden tersebut harus menjadi perhatian seluruh lembaga pendidikan.

“Meski ini adalah takdir dari Allah, tetap harus ada ikhtiar dengan memastikan pembangunan pesantren dilakukan sesuai standar agar kejadian serupa tidak terulang,” ungkapnya.

Insiden robohnya bangunan Ponpes Al Khoziny menyedot perhatian publik. Hingga kini, proses evakuasi korban masih terus berlangsung. Sejumlah santri diduga masih tertimbun reruntuhan, sementara tim SAR dan relawan berjibaku melakukan pencarian di lokasi kejadian.

(Editor : Wahyu Adi)

Bagikan di Media Sosial
Tags: doa bersamaevakuasi korbanGus Farid Al Farisijombangkeprihatinan santriKH Ahmad MasruhPonpes Al KhozinyPutra Tebuireng Kabinet Prabowo Jombang Pondok Pesantren Tebuireng Nahdlatul Ulama Pelantikan Menteri Haji dan Umrah SMA Negeri 2 Jombangsholat ghaibSidoarjo
ShareTweetShare
Next Post
Pencuri Bermukena Bobol Toko Sembako di Jombang, Gasak Rokok dan Uang Tunai

Pencuri Bermukena Bobol Toko Sembako di Jombang, Gasak Rokok dan Uang Tunai

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .