Tulungagung, jurnalmataraman.com -Turnamen sepak bola Ansor Cup ke-20 tahun 2025 resmi berakhir pada Sabtu (27/9) di Lapangan Natadiwirya Desa Tawing Kecamatan Gondang Tulungagung. Partai final mempertemukan tuan rumah Natadiwirya Tawing Putra melawan Ngrendeng FC dan disaksikan ribuan penonton.
Pertandingan berlangsung ketat. Natadiwirya Tawing Putra akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Ngrendeng FC dengan skor tipis 2-1. Jalannya laga sempat diwarnai memanasnya situasi di tribun, ketika dua kelompok suporter nyaris ricuh. Namun berkat kesigapan aparat keamanan, kondisi berhasil dikendalikan.
Ketua Panitia Pelaksana Wahyu Abdul Aziz, menyampaikan turnamen Ansor Cup telah menjadi agenda rutin PAC GP Ansor Gondang setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. “Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Setiap pertandingan rata-rata ditonton hingga seribu orang,” ujarnya.

Turnamen yang dimulai sejak 14 September ini diikuti 13 tim dari seluruh desa di Kecamatan Gondang. Selama pelaksanaan keamanan dijaga ketat oleh jajaran kepolisian, TNI, dan Banser sehingga seluruh rangkaian pertandingan berjalan kondusif.
Final Ansor Cup ke-20 juga dihadiri Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin yang sekaligus menjabat Ketua Askab PSSI Tulungagung. Ia mengapresiasi penyelenggaraan turnamen sebagai ajang membangun prestasi sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat. “Pemerintah daerah mendukung penuh gelaran semacam ini karena bukan hanya melahirkan bakat olahraga, tetapi juga menjadi hiburan rakyat,” tegasnya.
Dalam kejuaraan tahun ini Natadiwirya Tawing Putra meraih juara pertama, disusul Ngrendeng FC sebagai juara kedua. Posisi juara tiga bersama diraih Porca Bendo FC dan Tiudan FC. Sementara penghargaan tim fair play diberikan kepada Bendungan FC dan gelar pemain terbaik jatuh kepada Muhamad Fahim Subarudin, remaja berusia 15 tahun.
(Editor: Lusia & Wahyu Adi)



