Blitar, jurnalmataraman.com – Ratusan warga Blitar dari berbagai kalangan usia mengikuti kegiatan jalan sehat (walkathon) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-42 tahun 2025. Acara yang diselenggarakan oleh Little Angel School Blitar ini berlangsung meriah di Alun-alun Kota Blitar, Sabtu (21/09).
Kegiatan yang diikuti oleh para siswa, orang tua murid dan masyarakat umum ini dibuka oleh Wakil Walikota Blitar, Elim Tyu Samba. Dalam sambutannya, Elim mengungkapkan pentingnya kegiatan olahraga untuk menjaga kebugaran fisik dan mental masyarakat.
“Kegiatan walkathon ini bukan sekadar jalan santai, tetapi juga sebagai gerakan nyata untuk mengingatkan kita semua tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh serta mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujar Elim Tyu Samba.
Kegiatan ini dimulai dan berakhir di Alun-alun Blitar dengan rute melalui Jalan Merdeka, Jalan Mastrip, Jalan Veteran dan Jalan Ahmad Yani. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) serta Dinas Pendidikan Kota Blitar.
Selain walkathon, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba permainan untuk anak-anak seperti lomba tapak sakti, balon lokomotif, dan raberdes. Tidak hanya itu, pentas seni yang melibatkan siswa Little Angel School turut memeriahkan acara dengan penampilan drama, permainan angklung, solo keyboard dan tari Bali.
Kepala Little Angel School Blitar Luluk Budi Handayani menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak, meningkatkan empati terhadap sesama, serta membangun karakter yang baik. Ia juga berharap acara ini dapat mempererat hubungan antara siswa, guru, orang tua, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat membangun semangat kebersamaan dan saling mendukung di antara semua pihak, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat Blitar secara umum,” tambah Luluk.
Luluk juga menambahkan selain memperingati HAORNAS, walkathon ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, pemerintah daerah, dan masyarakat Blitar. Dengan demikian, diharapkan keharmonisan dan kerjasama yang baik dapat terus terjalin untuk kemajuan bersama.
( Editor : Nina & Wahyu Adi )



