Pamekasan, jurnalmataraman – Sebanyak 35 orang di Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para korban yang terdiri dari siswa, santri, guru, hingga orang tua siswa harus mendapatkan perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.
Peristiwa ini terjadi di wilayah Kecamatan Tlanakan, Selasa (9/9/2025). Gejala keracunan berupa mual, pusing dan muntah-muntah mulai dirasakan korban sejak sore hari, lalu memuncak pada malam hari. Kondisi itu membuat korban berbondong-bondong mendatangi Puskesmas Tlanakan untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kepala Puskesmas Tlanakan dr. Henny Setyowati, mengatakan jumlah pasien terus bertambah hingga fasilitas kesehatan sempat kewalahan. “Seluruh korban hingga kini masih dalam pemantauan intensif. Selain 35 orang yang sudah tercatat, masih ada kemungkinan tambahan korban dengan gejala serupa,” jelasnya.
Karena pasien semakin membludak, sebagian korban akhirnya dirujuk ke puskesmas lain dan rumah sakit terdekat. Tim Inafis Polres Pamekasan juga turun tangan untuk melakukan pendataan serta pemeriksaan terhadap para korban.
Hingga kini, penyebab pasti keracunan masih menunggu hasil uji laboratorium. Pihak puskesmas menegaskan, pemantauan terus dilakukan untuk memastikan kondisi korban dan mencegah adanya kasus baru.
(Editor : Wahyu Adi)



