Blitar, jurnalmataraman.com – Meski peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia telah lewat, semangat kemerdekaan masih terasa di Kota Blitar. Ratusan siswa dan orang tua Sekolah Sepak Bola (SSB) Sejati tetap menggelar beragam perlombaan di Lapangan Sejati Kelurahan Kauman Kecamatan Kepanjenkidul Sabtu (7/9) siang.
Suasana meriah tampak sejak awal kegiatan. Para ibu antusias mengikuti lomba makan kerupuk yang digantung dengan tali diiringi sorak sorai anak-anak yang memberi dukungan. Keseruan makin pecah ketika para bapak mencoba tantangan serupa dan terlihat kesulitan menghabiskan kerupuk.
Rangkaian lomba juga menghadirkan permainan unik seperti siswa SSB menyuapi buah pisang kepada orang tua yang matanya ditutup kain hingga pertandingan sepak bola bapak-bapak menggunakan sarung. Anak-anak pun tak henti-hentinya menjadi suporter dan mencemooh tingkah lucu para orang tua mereka.
Menurut Kepala SSB Sejati Sigit Oktarianto, perlombaan sengaja digelar pada bulan September karena jadwal kompetisi SSB sangat padat selama Agustus. “Meski tertunda, kegiatan ini tetap kami selenggarakan untuk memaknai hari kemerdekaan sekaligus mengenang jasa para pahlawan,” ujarnya.
Rahma Santi Dewi, salah satu orang tua siswa mengaku senang dengan kegiatan tersebut. “Anak-anak bisa melihat kebersamaan orang tua sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme meski perayaan dilakukan di luar bulan Agustus,” katanya.
Pihak SSB menegaskan kegiatan ini tidak sekadar perlombaan tetapi juga wujud kegembiraan dan kebersamaan keluarga besar SSB Sejati. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan nilai perjuangan dan persaudaraan di kalangan siswa.
Usai rangkaian lomba para siswa kembali melanjutkan agenda rutin mereka yaitu berlatih sepak bola.
(editor : Pandu & Wahyu Adi)



