Tulungagung, jurnalmataraman.com – Ribuan elemen masyarakat Tulungagung mengikuti Apel Kebangsaan yang digelar di halaman kantor Bupati Tulungagung pada Selasa (2/9/2025). Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, ormas, perguruan pencak silat, tokoh masyarakat, hingga kepala desa.
Dengan mengusung tema “Jaga Indonesia, Jaga Tulungagung”, seluruh peserta bertekad menjaga kebersamaan dan kondusivitas wilayah agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menegaskan, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan juga seluruh lapisan masyarakat. “Mari kita bersama-sama menjaga kedamaian agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik dapat berjalan normal tanpa gangguan,” ujarnya.
Kapolres Tulungagung AKBP Muhamad Taat Resdi, dalam kesempatan yang sama menyoroti aksi anarkisme yang terjadi di beberapa daerah, seperti Kediri dan Surabaya, pada Sabtu malam lalu. Menurutnya tindakan tersebut bukan bentuk penyampaian aspirasi, melainkan kerusuhan yang merugikan banyak pihak.

“Kami bersama elemen masyarakat bertekad tidak membiarkan hal serupa terjadi di Tulungagung,” tegasnya.
Kapolres juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan adanya rencana aksi pada 4 September mendatang. Untuk mengantisipasi Polres Tulungagung menyiapkan pengamanan maksimal dengan mengerahkan seluruh personel termasuk dukungan dari satuan Brimob.
“Segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk perusakan atau tindakan anarkis, akan kami tindak tegas. Semua langkah ini kami lakukan demi memastikan Tulungagung tetap aman, tentrem, dan guyub rukun sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya.
(Editor : Wahyu Adi)



