Kediri, jurnalmataraman.com — Pemerintah Kota Kediri memastikan aktivitas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tidak akan terhenti meski kantor dewan saat ini mengalami kerusakan. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan bahwa Gedung Nasional Indonesia (GNI) akan difungsikan sebagai kantor sementara DPRD Kota Kediri.
“Kami telah meninjau Kantor DPRD Kota Kediri dan melakukan inventarisasi kerugian atas kerusakan serta kehilangan aset. Tujuannya agar jelas dan segera ditindaklanjuti. Kami bersama pimpinan DPRD Kota Kediri juga sudah merapatkan dan untuk sementara aktivitas DPRD akan dipindahkan ke Gedung GNI ini,” ujar Vinanda.
Ia menambahkan Gedung GNI dipilih karena merupakan aset pemerintah yang siap digunakan dan representatif dalam kondisi darurat. “Gedung ini sudah tepat untuk keadaan darurat dan bisa langsung digunakan. Untuk perbaikan Kantor DPRD Kota Kediri nanti akan kami sampaikan kembali,” imbuhnya.
Meski demikian, perpindahan aktivitas DPRD ke Gedung GNI belum bisa dilakukan segera. Pasalnya, gedung tersebut masih dipakai untuk kegiatan masyarakat. “Setelah masyarakat selesai berkegiatan di sini, DPRD Kota Kediri baru bisa pindah dan beraktivitas normal kembali, untuk menyerap aspirasi masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, menyambut baik keputusan tersebut. Menurutnya, Gedung GNI merupakan pilihan paling representatif dibandingkan aset lain yang hanya berupa lahan kosong.
“Kami bergerak cepat bersama pimpinan dewan dan Wali Kota Kediri beserta jajarannya. GNI ini lebih layak karena tidak membutuhkan waktu lama untuk merenovasinya dan bisa segera digunakan,” jelas Firdaus.
Ia menjelaskan, pemanfaatan ruangan di GNI akan difokuskan untuk kebutuhan ruang komisi, ruang fraksi, ruang pimpinan, dan ruang staf sekretariat DPRD. “Alhamdulillah, di Gedung GNI ini tidak banyak yang perlu diubah. Di bagian belakang juga ada gedung yang bisa dimanfaatkan, paling tidak ada tiga sampai empat tempat,” ujarnya.
Sembari menunggu proses perpindahan, staf DPRD masih merawat dan mengamankan barang-barang yang tersisa, termasuk dokumen penting. Untuk sementara, kebutuhan rapat dan koordinasi dilakukan di Kantor Pemkot Kediri agar tugas-tugas kedewanan tetap berjalan lancar.
( Editor : Wahyu Adi )



