Tulungagung, jurnalmataraman.com – Sebuah kebakaran menghanguskan bangunan milik warga di Desa Tanggulturus, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Selasa (22/07) siang. Api melalap habis bangunan di belakang rumah induk yang difungsikan sebagai gudang dan tempat penetasan telur bebek. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Rumah tersebut diketahui milik Edi Prayitno warga setempat. Api pertama kali diketahui oleh ayahnya yang mendengar suara ledakan dari arah gudang. Ketika dicek, api sudah membesar dan mulai membakar sebagian besar bangunan.
“Saat ayah saya melihat ke gudang, api sudah membesar,” ungkap Edi.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung langsung bergerak cepat menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam dan satu truk penyuplai air. Dalam waktu sekitar 20 menit api berhasil dipadamkan dan tidak sempat merembet ke rumah induk.
Kasi Operasional Damkar Tulungagung Bambang Pidekso, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di area penetasan.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta, mengingat bangunan dan peralatan penetasan habis terbakar,” jelas Bambang.
Pihak damkar juga telah melakukan proses pendinginan dan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk memastikan api benar-benar padam. Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha atau tempat penyimpanan yang mengandung peralatan berisiko tinggi.
( editor : Pandu & Trias M.A )



