Kediri, jurnalmataraman.com – Penantian warga penerima manfaat program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kabupaten Kediri akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) memastikan penyaluran bantuan sosial berupa beras segera dilakukan secara bertahap.
Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyampaikan bahwa proses distribusi atau dropping beras akan dilaksanakan bergantian di tiap kecamatan. Pada hari pertama, dropping beras hanya dilakukan di tiga kecamatan sebagai tahap awal distribusi.
“Dropping berasnya akan dilakukan secara bergantian, tidak sekaligus. Untuk hari pertama, baru tiga kecamatan yang menerima,” terang Tutik, belum lama ini.
Tutik menjelaskan, jadwal dropping berbeda dengan jadwal penyaluran ke masyarakat. Penyaluran baru akan dilakukan setelah seluruh beras selesai didistribusikan ke titik lokasi.
“Setelah dropping selesai ke semua titik, baru kami susun jadwal penyalurannya,” tambahnya.
Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan keluarga dan membantu masyarakat yang terdampak tekanan ekonomi. Pemerintah daerah mengimbau agar warga penerima manfaat tetap bersabar menunggu informasi resmi dari pihak desa atau kecamatan terkait jadwal pasti penyaluran di wilayah masing-masing.
( editor : Pandu & Trias M.A )



