Mojokerto, jurnalmataraman.com – Sebuah bus antarkota milik PO Sumber Selamat (dulu dikenal sebagai Sumber Kencono) terpaksa dipukul mundur oleh petugas Satlantas Polres Mojokerto setelah nekat melintasi jalur kereta api yang ditutup, Rabu malam (16/7). Peristiwa terjadi di perlintasan sebidang jalur kereta api di kawasan By Pass Gunung Gedangan, Kota Mojokerto.
Bus berpenumpang puluhan orang itu diduga mencoba ‘ngeblong’ atau menerobos palang perlintasan yang sudah tertutup, padahal tanda peringatan dan sinyal kereta menunjukkan bahwa kereta akan melintas dalam waktu dekat. Aksi nekat sopir bus langsung dihentikan oleh anggota Satlantas yang tengah berjaga di sekitar lokasi.

Sempat terjadi perdebatan antara sopir bus dan petugas karena sopir bersikukuh ingin melanjutkan perjalanan. Namun, dengan pertimbangan keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, petugas memaksa bus untuk mundur dan menunggu hingga kereta lewat.
Aksi berani petugas itu pun menuai pujian dari warga sekitar yang menyaksikan langsung kejadian. Pasalnya, pelanggaran di perlintasan kereta api masih kerap terjadi, meskipun sudah banyak kasus kecelakaan fatal yang melibatkan kendaraan besar seperti bus atau truk.
( editor : Rio & Trias M.A )



