Trenggalek, jurnalmataraman.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian penyandang disabilitas melalui penyaluran bantuan usaha dalam kunjungan ke Kampung Inklusi di Desa Prambon, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Selasa (24/6).
Dalam kunjungan tersebut, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemensos RI, Fatma Saifullah Yusuf, didampingi oleh Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardini, berkesempatan meninjau langsung kehidupan warga difabel yang tinggal di kawasan inklusif tersebut.
Fatma mengaku terkesan dengan konsep Kampung Inklusi yang digagas oleh Yayasan Naema. Ia menilai, inisiatif ini berhasil memberikan ruang yang layak dan bermartabat bagi penyandang disabilitas untuk hidup mandiri dan produktif.
“Saya sangat kagum. Tidak hanya ramah difabel secara fasilitas, tetapi warga di sini juga mampu berwirausaha hingga memiliki rumah sendiri. Ini adalah wujud pemberdayaan yang patut diapresiasi,” tutur Fatma.
Beragam kegiatan usaha dijalankan warga difabel di Kampung Inklusi tersebut. Mulai dari usaha salon, penjahitan, toko kelontong, konten kreator digital, hingga percetakan.
Dalam kesempatan yang sama, Kemensos juga menyalurkan bantuan kepada 22 penerima manfaat, masing-masing mendapatkan dana sebesar Rp3 juta. Selain itu, turut diserahkan bantuan peralatan usaha, seperti mesin jahit, perlengkapan salon, hingga kendaraan untuk ojek daring.
Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardini, menyambut baik langkah ini. Menurutnya, bantuan tersebut adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung masyarakat, khususnya para penyandang disabilitas.
“Bantuan ini memang belum bisa menyelesaikan semua tantangan yang ada, tetapi setidaknya menjadi simbol bahwa pemerintah hadir dan mendengar kebutuhan masyarakat,” ujar Novita.
Kampung Inklusi Trenggalek diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan difabel berbasis komunitas yang bisa direplikasi di wilayah lain. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga sosial dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.
( editor : inayatul & Trias M.A )



