Trenggalek, jurnalmataraman.com – Suasana haru menyelimuti Pendapa Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek, saat ratusan jamaah haji asal daerah ini tiba kembali ke tanah air, Sabtu pagi (14/6). Isak tangis dan pelukan hangat mewarnai kepulangan mereka, setelah lebih dari satu bulan menjalani ibadah haji di Tanah Suci.
Sebanyak 359 jamaah haji asal Trenggalek tercatat dalam rombongan kloter 4 ini. Namun dari jumlah tersebut, dua jamaah langsung dilarikan ke rumah sakit setibanya di tanah air akibat mengalami kelelahan dan sakit, sehingga hanya 357 jamaah yang bisa hadir di lokasi penjemputan.
Menurut Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Trenggalek, Subhan Hamzah, tidak ada laporan jamaah meninggal dunia dalam kloter ini. Meski demikian, terdapat satu jamaah asal Kecamatan Durenan yang saat ini masih tertinggal di Jeddah, Arab Saudi, karena harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat kondisi kesehatan yang menurun. “Jika kondisinya membaik, jamaah tersebut akan segera dipulangkan,” jelas Subhan.
Salah seorang jamaah haji asal Trenggalek, Jamaludin Malik, mengungkapkan bahwa secara umum pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Namun demikian, ia tidak menampik adanya beberapa kendala teknis yang sempat dirasakan para jamaah.
“Beberapa persoalan muncul, terutama terkait penerapan aturan baru mengenai syarikah dan kendala transportasi dari Arafah ke Mina,” ujarnya.
Sementara itu, kondisi cuaca selama pelaksanaan ibadah haji dinilai masih dalam batas wajar. Jamaah bisa melakukan penyesuaian dan melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.
( Editor ; Ryan & Trias M.A )



