Blitar, jurnalmataraman.com – Usia tampaknya bukan menjadi penghalang bagi tekad dan semangat Darsiyem, nenek berusia 95 tahun asal Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Di usia senja, ia akhirnya berkesempatan menunaikan rukun Islam kelima setelah penantian panjang hampir satu dekade. Tahun ini, Mbah Darsiyem tercatat sebagai calon jamaah haji tertua dari Kabupaten Blitar dalam musim haji 2025.
Menjelang keberangkatannya ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya yang dijadwalkan pada Sabtu, 3 Mei 2025, Mbah Darsiyem tampak sibuk mempersiapkan diri bersama anaknya. Meski telah berusia hampir satu abad, semangatnya tetap menyala. Dalam kesehariannya, ia masih mampu menjalani aktivitas rumah tangga seperti menyapu, mencuci baju, hingga memberi makan ternak unggas peliharaannya.
“Alhamdulillah, saya sehat. Saya siap berangkat ke Tanah Suci. Sudah lama menunggu, sekarang waktunya datang,” ucap Mbah Darsiyem dengan senyum sumringah.
Nenek dari 11 cucu ini mengaku tak memiliki permintaan khusus ketika kelak berada di hadapan Ka’bah. Ia hanya berharap seluruh rangkaian ibadah hajinya berjalan lancar dan diberi kekuatan selama menjalani ritual di Tanah Suci.
Mbah Darsiyem merupakan satu dari 796 calon jamaah haji asal Kabupaten Blitar yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Pihak keluarga dan masyarakat setempat turut memberikan dukungan dan doa agar perjalanan ibadah sang nenek berjalan tanpa kendala.
Dengan pendampingan anak kandungnya, Mbah Darsiyem akan menjalani ibadah haji sebagai simbol kekuatan harapan dan keteguhan hati yang tak mengenal batas usia. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa semangat beribadah tak pernah lekang oleh waktu.
(editor : Trias M.A)



