Kediri, jurnalmataraman.com — Laga pembuka Grup J Liga 4 Nasional berlangsung sengit di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Selasa (23/4) sore. Tuan rumah Inter Kediri harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 0-0 oleh Persikasi Bekasi.
Pertandingan berjalan intens sejak menit awal. Persikasi tampil dominan di babak pertama, menciptakan sejumlah peluang berbahaya lewat skema serangan cepat. Namun, ketangguhan lini belakang Inter Kediri membuat gawang mereka tetap aman hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Inter Kediri Budiardjo Thalib melakukan perubahan strategi. Ia mengganti formasi dari 3-5-2 menjadi 4-3-3 dan memasukkan Nosi Setiawan untuk menambah daya gedor. Perubahan ini terbukti efektif, Inter Kediri mulai menguasai jalannya laga dan menciptakan sejumlah peluang emas. Sayangnya, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap tidak berubah.
“Secara hasil memang belum sesuai harapan. Tapi setelah kami ubah formasi dan masukkan Nosi, permainan membaik. Hanya saja peluang belum bisa dimaksimalkan jadi gol,” ujar Budiardjo Thalib usai laga.
Di sisi lain, pelatih Persikasi Bekasi Abdullah Sapei mengapresiasi kerja keras timnya. “Anak-anak bermain disiplin. Meski belum mencetak gol, saya bangga dengan penampilan mereka hari ini,” ujarnya.
Sementara itu, di pertandingan lain Grup J, Batavia FC berhasil meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Pesik Kuningan. Kemenangan ini membawa Batavia FC untuk sementara memuncaki klasemen Grup J.
(editor : Trias M.A)




