Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Trenggalek Guyur 125 Karton Minyakita ke Pasar Basah

by Moch. Herlambang
8 Juni 2026 | 15:50
Reading Time: 2 mins read
0
Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Trenggalek Guyur 125 Karton Minyakita ke Pasar Basah

Trenggalek, jurnalmataraman.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek kembali mengambil langkah taktis untuk menjaga stabilitas harga pangan. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Komidag), pemkab kembali menggelontorkan minyak goreng bersubsidi, Minyakita, ke pasar tradisional. Langkah ini diambil guna menjamin ketersediaan pasokan sekaligus menekan potensi gejolak harga di tingkat konsumen.

Pada pendistribusian kali ini, sebanyak 125 karton Minyakita disalurkan khusus ke Pasar Basah Trenggalek. Setiap karton berisi 12 liter minyak goreng, yang kemudian dibagi rata kepada 25 pedagang yang telah lolos verifikasi. Kepala Dinas Komidag Kabupaten Trenggalek, Saniran, menegaskan bahwa para pedagang penerima subsidi ini tidak dipilih secara acak. Ada regulasi ketat yang harus dipenuhi agar penyaluran minyak bersubsidi ini tepat sasaran. “Pedagang penerima harus sudah terdaftar dalam sistem distribusi resmi, memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), dan memang sudah mengajukan pendaftaran sejak lama,” ujar Saniran saat memantau distribusi.

Aturan Ketat Sanksi Cabut Jatah Jika Jual di Atas HET Pihak dinas juga menerapkan pengawasan ketat terkait harga jual ke masyarakat. Para pedagang wajib melepas Minyakita sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter. “Mereka dilarang keras menjual di atas HET. Selain itu, pedagang yang menerima pasokan ini tidak boleh menyalurkan atau menjual kembali Minyakita tersebut kepada pedagang lain,” tegas Saniran.

Saat ini, Bulog menyuplai Minyakita ke para pedagang dengan harga Rp 14.500 per liter. Dengan demikian, para pedagang masih mendapatkan margin keuntungan yang wajar, yakni sebesar Rp 1.200 per liter. Pemkab Trenggalek mengingatkan, jika ditemukan ada pedagang yang nakal dan melanggar aturan tersebut, sanksi tegas berupa pencabutan jatah distribusi akan langsung dijatuhkan.

Stok Dipastikan Aman Hingga saat ini, Pemkab Trenggalek memastikan bahwa ketersediaan minyak goreng subsidi di pasaran masih dalam kondisi aman. Koordinasi intensif dengan pihak Bulog terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan stok di lapangan. Distribusi serupa juga dipastikan akan dilakukan secara berkala. Bahkan, volume pasokan siap ditingkatkan kapan saja jika terjadi indikasi kelangkaan.

Sebelum menyasar Pasar Basah, program stabilitas pangan lewat penggelontoran Minyakita ini juga sudah menyasar beberapa titik krusial lain, seperti Pasar Kamulan dan Pasar Subuh. Melalui intervensi pasar yang terukur ini, Pemkab Trenggalek berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok sehari-hari dapat terpenuhi tanpa membebani kantong warga.

( Editor : Saldi / Rahma )

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriheadlineinfo kediriminyakitapemkab trenggalekTrenggalek
ShareTweetShare
Next Post
Pasokan Seret, Harga Bawang Putih di Pasar Basah Trenggalek Tembus Rp 36 Ribu per Kilogram

Pasokan Seret, Harga Bawang Putih di Pasar Basah Trenggalek Tembus Rp 36 Ribu per Kilogram

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .